Mentan Melayat ke Anggota BPK Haerul Saleh yang Jadi Korban Kebakaran di Jagakarsa : Okezone Economy

Kepergian Tragis Sang Auditor Negara: Menteri Pertanian Melepas Kepergian Haerul Saleh JAKARTA – Suasana duka menyelimuti lingkungan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia dan jajaran pemerintahan pusat pada Jumat (8/5/2026). Salah satu putra terbaik bangsa, Anggota IV BPK RI, Haerul…


Kepergian Tragis Sang Auditor Negara: Menteri Pertanian Melepas Kepergian Haerul Saleh

JAKARTA – Suasana duka menyelimuti lingkungan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia dan jajaran pemerintahan pusat pada Jumat (8/5/2026). Salah satu putra terbaik bangsa, Anggota IV BPK RI, Haerul Saleh, dinyatakan meninggal dunia setelah menjadi korban dalam musibah kebakaran hebat yang melanda kediamannya di kawasan Jagakarsa, Jakarta Selatan.

Kepergian mendadak sosok yang dikenal bersahaja namun tegas dalam mengawal integritas keuangan negara ini memicu gelombang simpati dari berbagai kalangan. Menteri Pertanian (Mentan) RI, Andi Amran Sulaiman, menjadi salah satu tokoh yang hadir paling awal di RSUD Pasar Minggu untuk memberikan penghormatan terakhir sekaligus melepas jenazah almarhum menuju ambulans.

Fakta Utama: Kehilangan Sosok Penjaga Integritas Negara

Haerul Saleh bukanlah sosok sembarangan dalam jajaran birokrasi Indonesia. Sebagai Anggota IV BPK RI, beliau memiliki tanggung jawab besar dalam mengawasi pengelolaan keuangan di sektor-sektor strategis, termasuk pertanian, lingkungan hidup, dan kehutanan.

Mentan Andi Amran Sulaiman, yang memiliki hubungan kerja erat dengan almarhum dalam berbagai audit tata kelola sektor pertanian, terlihat terpukul saat mengantar jenazah. Bagi Amran, Haerul bukan sekadar mitra kerja, melainkan rekan yang memiliki integritas tinggi dan dedikasi tanpa pamrih bagi bangsa.

Kepergian beliau menjadi kehilangan besar bagi institusi BPK. Haerul dikenal sebagai figur yang sangat teliti, tenang, dan selalu mengutamakan objektivitas dalam setiap laporan hasil pemeriksaan (LHP). Kematiannya yang terjadi secara tragis akibat musibah kebakaran di rumah pribadinya menyisakan duka yang mendalam bagi keluarga besar, kolega, dan masyarakat yang mengenalnya.

Kronologi Kejadian: Musibah di Tengah Proses Renovasi

Berdasarkan keterangan yang dihimpun, musibah kebakaran yang merenggut nyawa Haerul Saleh terjadi secara sangat cepat dan tak terduga. Pada saat kejadian, almarhum diketahui sedang berada di kediamannya di kawasan Jagakarsa.

Detik-detik Kebakaran

Mentan Andi Amran Sulaiman, yang sempat berbincang dengan asisten rumah tangga (ART) almarhum di rumah sakit, menuturkan kronologi singkat kejadian tersebut. Menurut keterangan saksi, saat itu almarhum sedang berada di rumah untuk mengawasi proses renovasi yang sedang berjalan di kediamannya.

Tiba-tiba, percikan api muncul dari salah satu bagian rumah yang sedang direnovasi. Dalam hitungan menit, api membesar dengan sangat cepat. Asap hitam pekat pun langsung memenuhi ruangan, menghambat akses evakuasi. Kondisi yang berlangsung sangat cepat membuat almarhum terjebak di tengah kepulan asap dan kobaran api yang tak terkendali sebelum tim pemadam kebakaran tiba di lokasi.

Respons Cepat Petugas

Tim pemadam kebakaran dari Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Selatan segera dikerahkan begitu menerima laporan. Meski petugas telah berupaya maksimal untuk memadamkan api dan melakukan proses evakuasi, almarhum sempat menghirup asap tebal dalam jumlah banyak dan mengalami luka bakar, sehingga segera dilarikan ke RSUD Pasar Minggu. Namun, takdir berkata lain, nyawa almarhum tidak dapat tertolong meski tim medis telah memberikan upaya penyelamatan maksimal.

Data Pendukung: Rekam Jejak Haerul Saleh

Haerul Saleh adalah sosok yang memiliki rekam jejak panjang di dunia politik dan pengawasan keuangan. Sebelum menjabat sebagai Anggota BPK, beliau memiliki pengalaman yang matang di dunia legislatif.

  • Karier Politik: Sebelum menapaki jenjang karier di BPK RI, Haerul Saleh dikenal aktif dalam kancah politik nasional. Beliau pernah duduk di kursi parlemen sebagai anggota DPR RI. Pengalamannya di legislatif memberinya perspektif unik dalam memahami tata kelola pemerintahan dari sisi pengawasan anggaran.
  • Peran di BPK: Sebagai Anggota IV BPK, Haerul memiliki portofolio pemeriksaan yang sangat vital, mencakup kementerian-kementerian yang mengelola hajat hidup orang banyak. Selama menjabat, beliau dikenal sebagai sosok yang tidak segan-segan menekankan pentingnya transparansi dalam setiap proyek pemerintah.
  • Karakteristik Kepemimpinan: Kolega di BPK menggambarkan Haerul sebagai pribadi yang jarang bicara namun bekerja dengan hasil yang nyata. Beliau dikenal sangat menghargai waktu dan memiliki komitmen tinggi terhadap prinsip-prinsip good governance.

Tanggapan Pihak Terkait: Penghormatan Terakhir dari Sahabat

Kehadiran Mentan Andi Amran Sulaiman di RSUD Pasar Minggu memberikan pesan kuat mengenai betapa dihormatinya sosok almarhum. Dalam pernyataannya kepada media, Amran tidak henti-hentinya memuji karakter almarhum.

Mentan Melayat ke Anggota BPK Haerul Saleh yang Jadi Korban Kebakaran di Jagakarsa : Okezone Economy

"Kami keluarga besar Kementerian Pertanian turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas wafatnya Bapak Haerul Saleh. Beliau adalah pribadi yang baik, tenang, sederhana, dan memiliki komitmen besar dalam menjaga integritas serta tata kelola pemerintahan yang baik," ujar Amran dengan nada haru.

Amran menambahkan bahwa almarhum merupakan sosok yang sangat menghargai kerja keras. Dalam pandangan Mentan, Haerul adalah salah satu putra terbaik bangsa yang telah mengabdikan diri sepenuhnya untuk memastikan bahwa uang negara digunakan demi kepentingan rakyat banyak.

"Beliau sosok yang sangat menghargai kerja keras dan selalu mengedepankan kepentingan bangsa dan negara. Kami kehilangan salah satu putra terbaik bangsa yang telah banyak mengabdikan diri untuk Indonesia," tegasnya kembali.

Selain Mentan, berbagai karangan bunga ucapan duka cita juga mulai memadati area RSUD Pasar Minggu dan rumah duka. Para pejabat tinggi negara, kolega di BPK, serta tokoh masyarakat turut menyampaikan belasungkawa melalui berbagai saluran resmi.

Implikasi: Keamanan Bangunan dan Protokol Keselamatan

Musibah yang menimpa Haerul Saleh ini tidak hanya menjadi duka personal, tetapi juga menjadi peringatan keras (alarm) bagi publik mengenai pentingnya protokol keselamatan dalam bangunan, terutama saat sedang berlangsung proses renovasi.

Evaluasi Standar Keamanan Bangunan

Kebakaran yang terjadi saat renovasi menjadi pengingat bahwa pengerjaan fisik bangunan sering kali membawa risiko tinggi, seperti korsleting listrik dari instalasi sementara atau penumpukan material yang mudah terbakar. Pihak kepolisian saat ini masih melakukan investigasi mendalam untuk memastikan penyebab utama kebakaran di kediaman almarhum.

Pentingnya Mitigasi Bencana di Hunian Pribadi

Kejadian ini memicu diskusi di masyarakat mengenai pentingnya melengkapi hunian dengan alat pemadam api ringan (APAR), detektor asap (smoke detector), dan sistem kelistrikan yang memenuhi standar keamanan nasional. Sering kali, renovasi dilakukan tanpa pengawasan teknis yang ketat mengenai standar keselamatan kebakaran, yang berujung pada potensi bahaya yang mengancam nyawa.

Keberlanjutan Pengawasan Keuangan Negara

Secara institusional, BPK RI kini harus melakukan penyesuaian terkait kekosongan posisi Anggota IV. Namun, yang lebih penting adalah bagaimana nilai-nilai integritas yang diusung oleh Haerul Saleh tetap dapat dipertahankan oleh para pemeriksa lainnya di BPK. Integritas, yang selalu ditekankan oleh almarhum, adalah warisan terpenting bagi lembaga tersebut untuk terus menjaga kepercayaan publik terhadap pengelolaan keuangan negara.

Penutup: Warisan Integritas yang Tetap Hidup

Dunia birokrasi Indonesia telah kehilangan salah satu pilar pengawas yang paling berdedikasi. Haerul Saleh mungkin telah pergi, namun prinsip-prinsip yang beliau pegang teguh—yakni transparansi, kerja keras, dan kecintaan pada tanah air—akan terus diingat oleh rekan-rekan sejawatnya.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, dalam momen perpisahannya di rumah sakit, telah mewakili perasaan banyak pihak yang merasa kehilangan. Kepergian Haerul Saleh adalah pengingat bahwa hidup sangatlah singkat, dan yang tersisa dari seseorang adalah amal perbuatan serta dedikasi yang ia berikan bagi negara.

Semoga almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan serta ketabahan dalam menghadapi cobaan berat ini. Bangsa Indonesia akan terus mengenang Haerul Saleh sebagai salah satu penjaga amanah keuangan negara yang tidak pernah lelah bekerja demi kepentingan rakyat Indonesia.

Bagikan artikel ini

XWhatsApp